06 Januari 2009

Be Your Self, UKh...

Aku tidak akan mengerti sosoknya seperti apa, dan sosokku seperti apa. yang jelas, dari beberapa peristiwa antara aku dengannya menghasilkan banyak sekali kesimpulan, bahwasanya aku hanya seorang yang masih anak-anak, perlu banyak pelurusan dan arahan dari orang lain. Sedangkan dia adalah sosok yang dewasa, karena sering sekali menjumpainya lebih bijaksana dalam menyikapi sebuah peristiwa.

Salahkah aku, ya Allah... di lahirkan telat, 2 tahun lebih lama darinya. Sehingga aku harus berfikir ekstra untuk memahami setiap makna katanya. Aku terlalu bodoh kah? Atau dia yang terlalu pintar? Ada rasa minder dalam diri ini untuk bergabung dengannya atau berbicara dengannya. Aku hanyalah seorang Uni yang sedang ingin mengerti makna hidup lebih mendalam. Aku hanyalah seorang Uni yang mencoba untuk memahami setiap kejadian di dunia ini, entah itu hikmah, atau apapun.

Bukannya menghindar, bukannya aku hanya bisa diam. Tahu kah kau, dalam setiap percakapan kita selalu ada kehawatiran dalam diri ini. Kehawatiran kalau kau menertawaiku, kehawatiran kalau aku salah ucap. Sebenernya aku tidak boleh seperti itu, tapi kenyataannya memang begitu, dan antara kau dan aku sangat berbeda. Aku hanya orang yang mampu untuk bisa mengungkapkan dengan bahasaku, sedangkan kau? Kau mampu memakai dengan bahasa apapun, sesuai dengan keinginanmu.

Terlepas dari itu semua, hanya satu yang kuperlukan sekarang. Yaitu vitamin, vitamin yang senantiasa mengingatkanku akan pentingnya memperbaiki diri, mengerenkan diri, agar tidak ragu, agar tidak hawatir agar diri ini tertinggal dari yang lain. Jadi diri sendiri, itu yang selama ini aku perbuat, mungkin aku akan melestarikannya segera. Hehe....

Tidak ada komentar: